Foto Geologi -Stereoskop-

Posted: November 15, 2010 in Uncategorized

STEREOSKOP

Stereoskop adalah alat untuk melihat foto yang bertampalan agar nampak seperti tiga dimensi.

Macam – macam stereoskop, yaitu :

Stereoskop Saku

Stereoskop yang berukuran kecil , stereoskop ini terdiri dari lensa convex yang sederhana, dan mempunyai faktor perbesaran yang cukup besar. Bagian – bagian dari stereoskop ini meliputi lensa cembung dan tiang penyangga. Kelebihan stereoskop ini adalah harganya yang murah, praktis dapat dibawa kemana – mana, faktor perbesarannya cukup besar. Kekurangan dari stereoskop ini adalah daerah yang bisa diamati sangat terbatas.

Stereoskop Cermin

Stereoskop yang digunakan untuk melihat foto yang bertampalan yang berukuran lebih besar daripada stereoskop saku. Bagian – bagian dari stereoskop ini meliputi lensa cembung, sepasang prisma/cermin, cermin perak, tiang penyangga, lensa binokuler. Kelebihan dari stereoskop ini adalah dapat melakukan perbesaran dengan penambahan lensa binokuler, daerah yang diamati lebih luas daripada stereoskop saku, dan dapat menampakkan satu lembar foto udara secara penuh. Kekurangan stereoskop ini adalah ukurannya yang besarsehingga tidak praktis, harga relatif mahal, jika ditambahkan dengan binokuler maka akan memperkecil daerah yang diamati.

Stereoskop Kembar

Stereoskop yang memiliki dua lensa di sisi kanan kirinya sehingga pengamatan dapat dilakukan oleh dua orang. Bagian – bagian dari stereoskop ini adalah dua set lensa pada bagian kanan dan kirinya, tiang penyangga. Kelebihan dari stereoskop ini adalah pengamatan dapat dilakukan oleh dua orang secara bersamaan, daerah pengamatan besar. Sedangkan kekurangan dari stereoskop ini adalah tidak praktis, perbesarannya tidak cukup besar karena hanya 1,5 kali hingga 3 kali saja.

Stereoskop Prisma Tunggal

Stereoskop yang hanya dilengkapi oleh lensa prisma tunggal.  Bagian – bagian dari stereoskop ini adalah tiang penyangga, lembaran penyangga, lensa cembung dan prisma. Kelebihan dari stereoskop ini adalah dapat melihat gambar yang perpisahannya besar dari jarak interocular. Sedangkan kekurangannya adalah perbesarannya kurang.

Stereoskop Mikroskopik

Stereoskop yang mempunyai perbesaran yang sangat besar dan hampir sama dengan mikroskop. Stereoskop ini dibagi menjadi 2, yaitu :

  • Stereoskop Zoom

Stereoskop yang lensanya dapat diganti – ganti untuk perbesaran yang berbeda – beda. Bagian – bagian stereoskop ini adalah sepasang cermin/prisma, sepasang lensa, cermin pada tiap kaki. Kelebihan stereoskop ini adalah perbesaran sangat besar, pasangan foto stereonya dapat diputar sejauh 360°, dan bila terkena cahaya akan lebih memperjelas gambar. Sedangkan kekurangan dari stereoskop ini adalah bila tidak terkena cahaya gambar yang dihasilkan akan tidak kelihatan.

  • Interpretoskop

Stereoskop modern yang sudah menggunakan komputer. Kelebihan dari interpretoskop adalah hasil lebih akurat karena terkomputerisasi. Kekurangan pada interpretoskop adalah ukurannya yang besar dan membutuhkan listrik disaat pemakaiannya.

 

 

 


Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s