Mineral – mineral

Posted: November 21, 2010 in Uncategorized

Talc

Talc memiliki kilap mutiara dan umumnya talc berwarna putih. Kekerasan talc masuk dalam skala 1 dan ceratnya berwarna putih. Belahan pada talc termasuk belahan 1 arah dan pecahannya termasuk conchoidal . Talc berbentuk kristalin dan sifat dalamnya adalah fleksibel. Kemagnetan talc termasuk diamagnetic dan tidak dapat ditembus cahaya(opaque).

 

 

Gypsum

 

Gypsum memiliki kilap kaca-mutiara dan umumnya berwarna putih. Gypsum memiliki kekerasan dalam skala 2 dan ceratnya berwarna putih. Belahan pada gypsum adalah belahan 1 arah dan pecahannya adalah uneven. Bentuk dari gypsum adalah kristalin dan sifat dalamnya adalah fleksibel. Kemagnetan gypsum adalah diamagnetic dan gypsum dapat ditembus oleh cahaya.

Kalsit

 

Kilap flourit adalah kaca, umumnya flourit berwarna ungu,hijau,kuning. Kekerasan flourit masuk skala 4. Cerat flourit adalah putih, sedangkan belahannya adalah sempurna . pecahannya termasuk irregular . flourit berbentuk isometric dan sifat dalamnya adalah rapuh. Untuk kemagnetannya adalah diamagnetik. Dan flourit dapat ditembus oleh cahaya.

 

Apatit

 

Kilap apatit termasuk kilap kaca, dan biasanya berwarna hijau,kuning,biru. Skala kekerasan apatit adalah 5, sedangkan ceratnya adalah putih. Belahannya adalah 1 arah. Pecahan apatit termasuk golongan conchoidal. Apatit memiliki bentuk kristal. Sifat dalamnya rapuh. Kemagnetannya termasuk diamagnetik. Dan dapat ditembus oleh cahaya.

 

Orthoclase

 

Orthoclase memiliki kilap kaca dan pada umumnya orthoclase berwarna putih. Orthoclase memiliki kekerasan dalam skala 6 dan ceratnya berwarna putih. Belahan pada orthoclase termasuk belahan 2 arah dan pecahannya adalah conchoidal. Orthoclase berbentuk kristalin dan sifat dalamnya adalah dapat diiris. Kemagnetannya adalah diamagnetic dan dapat ditembus cahaya.

 

Kuarts

 

Kilap kuarts termasuk kilap gelas/kaca dan kuarts umumnya berwarna putih. Kekerasan kuarts masuk dalam skala 7 dan ceratnya berwarna putih. Belahan pada kuarts adalah belahan 3 arah dan pecahannya termasuk conchoidal. Kuarts berbentuk kristalin dan memiliki sifat dalam berupa brittle. Kemagnetan kuarts adalah diamagnetic dan dapat ditembus cahaya.

 

Topaz

Kilap topaz termasuk dalam kilap intan-kaca dan topaz berwarna bening. Kekerasan topaz masuk dalam skala 8 dan ceratnya berwarna putih. Belahan topaz termasuk belahan 1 arah dan pecahannya termasuk conchoidal. Topaz berbentuk kristalin dan memiliki sifat dalam brittle. Kemagnetannya adalah diamagnetic dan dapat ditembus oleh cahaya.

 

Corundum

Corundum termasuk dalam kilap kaca-intan dan corundum berwarna putih,bening,merah. Kekerasan corundum masuk dalam skala 9 dan ceratnya berwarna putih. Untuk belahan corundum tidak mempunyai belahan dan pecahannya termasuk conchoidal. Bentuk dari corundum adalah trigonal dan sifat dalamnya rapuh. Kemagnetannya adalah diamagnetic. Corundum dapat ditembus oleh cahaya.

 

Intan

Intan memiliki kilap intan (adamantine) dan pada umumnya memiliki warna yang bening atau tidak berwarna. Kekerasan intan masuk dalam skala 10 , sedangkan untuk cerat intan adalah putih. Untuk belahannya adalah sempurna dan untuk pecahannya termasuk conchoidal. Intan berbentuk isometric dan sifat dalamnya brittle. untuk kemagnetan intan bersifat diamagnetik. Dan intan dapat ditembus oleh cahaya.

 

Biotite

Kilap biotite termasuk dalam kilap putih hingga mutiara dan umumnya berwarna hitam kecoklatan. Skala kekerasan biotite adalah 2.5 dan belahannya adalah 1 arah. Untuk ceratnya berwarna putih dan untuk pecahannya adalah uneven. Biotit berbentuk kristalin dan memiliki sifat dalam fleksibel dan elastic. Sifat kemagnetannya adalah parramagnetik dan tidak dapat ditembus oleh cahaya (opaque).

 

Muscovite

Kilap muscovite termasuk kilap mutiara dan umumnya berwarna putih,kuning,hijau. Skala kekerasan muscovite adalah 2 – 2.5 dan ceratnya berwarna putih. Belahan pada muscovite adalah belahan 1 arah dan pecahannya adalah uneven. Muscovite berbentuk kristalin dan memiliki sifat dalam fleksibel dan elastis. Kemagnetan pada muscovite adalah paramagnetic dan dapat ditembus cahaya.

Plagioclase

Plagioclase memiliki kilap kaca dan umumnya berwarna putih,abu-abu, dan putih kebiru-biruan. Kekerasan plagioclase masuk dalam skala 6 – 6.5 dan ceratnya berwarna putih. Belahan plagioclase adalah 2 arah dan pecahannya adalah brittle. Plagioclase berbentuk kristalin dan memiliki sifat dalam yang rapuh. Kemagnetan plagioclase adalah paramagnetic dan dapat ditembus cahaya.

 

Hornblende

 

Hornblende masuk dalam kilap kaca dan berwarna hitam mengkilat. Hornblende memiliki kekerasan dalam skala 5 – 6 dan ceratnya berwarna putih atau abu-abu. Belahan pada hornblende adalah belahan 2 arah dan pecahannya adalah uneven. Horn blende berbentuk kritalin dan sifat dalamnya adalah brittle. Kemagnetan dari hornblende adalah ferromagnetic dan tidak dapat ditembus oleh cahaya (opaque).

 

Piroksen

Kilap dari piroksen adalah kaca. Dan berwarna hijau mengkilap,hijau kekuningan. Kekerasan piroksen masuk dalam skala 6.5 -7. Cerat piroksen adalah putih,sedangkan belahannya adalah 2 arah. Untuk pecahannya adalah uneven. Piroksen berbentuk ortorombik. Sifat dalamnya yaitu rapuh. Kemagnetannya adalah diamagnetic. Dan piroksen dapat ditembus oleh cahaya.

 

Serpentine

Serpentine termasuk dalam kilap lemak dan umumnya serpentine berwarna hijau tua,kuning,coklat atau hitam. Kekerasan serpentine masuk dalam skala 3 – 4.5 dan ceratnya berwarna putih. Serpentine tidak memiliki belahan dan pecahannya termasuk conchoidal. Serpentine berbentuk amorf dan sifat dalamnya adalah rapuh. Kemagnetannya adalah diamagnetic. Serpentine tidak dapat ditembus oleh cahaya (opaque).

 

Dolomite

 

Dolomite termasuk kilap mutiara dan berwarna umumnya adalah pink,putih,kuning dan tidak berwarna. Untuk kekerasan,dolomite masuk dalam skala 3.5 – 4, sedangkan ceratnya berwarna putih. Belahan dolomite termasuk dalam belahan 3 arah dan dolomite berbentuk trigonal.sifat dalam dolomite adalah rapuh dan kemagnetannya adalah diamagnetic. Dolomite juga dapat ditembus oleh cahaya.

 

Barite

Kilap barite termasuk dalam kilap kaca dan barite umumnya berwarna bening atau putih. Kekerasan barite masuk dalam skala 3 – 3.5 dan ceratnya berwarna putih. Belahan pada barite adalah belahan 1 arah dan pecahannya termasuk conchoidal. Barite berbentuk orthorhombic dan sifat dalamnya rapuh. Kemagnetannya adalah diamagnetic. barite dapat ditembus oleh cahaya.

 

Tourmaline

Kilap tourmaline termasuk kilap kaca dan berwarna hitam,coklat,merah. Kekerasan tourmaline termasuk dalam skala 7 – 7.5 dan ceratnya berwarna putih. Tourmaline tidak memiliki belahan dan pecahannya termasuk conchoidal. Tourmaline berbentuk Kristal dan mempunyai sifat dalam brittle. Kemagnetannya adalah diamagnetic dan ketembusan cahayanya adalah transculent.

 

 

Nevelin

Kilap nevelin termasuk kilap kaca dan nevelin berwarna abu-abu kehijauan. Kekerasan nevelin berada dalam skala 5 dan ceratnya berwarna putih. Belahan pada nevelin tidak jelas dan pecahannya tidak rata. Nevelin berbentuk kristalin dan sifat dalamnya adalah brittle. Untuk kemagnetan nevelin termasuk diamagnetic dan tidak dapat ditembus oleh cahaya (opaque).

 

Pirit

Pirit memiliki kilap logam,dan umumnya warna pirit adalah kuning emas. Kekerasan pirit termasuk dalam skala 6 – 6.5. cerat pirit adalah hitam kehijauan, sedangkan belahannya adalah sangat tidak jelas. Untuk pecahannya termasuk conchoidal. Pirit berbentuk isometric dan sifat dalamnya brittle. kemagnetan pirit adalah diamagnetik. Dan pirit bersifat tidak tembus cahaya (opaque).

 

Kalkopirit

Kilap kalkopirit termasuk dalam kilap logam dan kalkopirit berwarna biru kekuning-kuningan. Skala kekerasan kalkopirit adalah 3.5 – 4, sedangkan ceratnya berwarna hijau tua. Belahan kalkopirit adalah 1 arah dan pecahannya adalah conchoidal. Kalkopirit berbentuk kristalin dan memiliki sifat dalam rapuh. Kemagnetannya adalah ferromagnetic dan tidak dapat ditembus oleh cahaya (opaque).

 

Azurite

Azurite termasuk kilap kaca dan berwarna biru langit. Kekerasan azurite masuk dalam skala 3.5 – 4, sedangkan belahannya adalah 1 arah dan ceratnya berwarna biru pucat. Pecahan azurite adalah conchoidal. Azurite berbentuk kristalin dan memiliki sifat dalam rapuh. Kemagnetan azurite bersifat diamagnetic dan tidak dapat ditembus cahaya (opaque).

 

Amethyst

Kilap amethyst adalah kilap kaca dan umumnya berwarna ungu. Amethyst memiliki kekerasan dalam skala 7, sedangkan ceratnya berwarna putih. Amethyst tidak memiliki belahan dan bentuk dari amethyst adalah Kristal. Sifat dalam dari amethyst adalah rapuh dan sifat kemagnetannya adlah diamagnetic. Dan amethyst dapat ditembus oleh cahaya.

 

Kalsedon

Kilap kalsedon termasuk kilap lemak dan umumnya kaslsedon berwarna coklat. Kekerasan kalsedon termasuk dalam skala 6 dan ceratnya berwarna putih. Belahan kalsedon tidak jelas dan pecahannya termasuk conchoidal. Kalsedon berbentuk kristalin dan sifat dalam kalsedon adalah rapuh. Kalsedon bersifat diamagnetic dan tidak dapat ditembus oleh cahaya (opaque).

 

Silimanit

Kilap silimanit termasuk kilap sutera dan silimanit berwarna abu-abu. Kekerasan silimanit berada dalam skala 7.5 dan ceratnya berwarna putih. Belahan pada silimanit termasuk belahan 1 arah dan pecahannya termasuk kasar(banyak serpihan). Silimanit berbentuk orthorombik dan mempunyai sifat dalam rapuh. Kemagnetannya adalah diamagnetic dan dapat ditembus oleh cahaya(transparent).

 

Chert

Kilap chert termasuk kilap putih dan umumnya berwarna putih,abu-abu. Kekerasan chert termasuk dalam skala 7 dan ceratnya adalah putih. Belahan pada chert tidak jelas dan pecahannya termasuk conchoidal. Chert berbentuk amorf dan mempunyai sifat dalam rapuh. Kemagnetannya adalah diamagnetic dan tidak dapat ditembus oleh cahaya (opaque).

 

Beryl

Pada dasarnya beryl memiliki kilap seperti kaca (vitreous),dan umumnya beryl mempunyai warna hijau keemasan,kuning,pink dan ada juga yang tidak berwarna. Kekerasan beryl masuk dalam skala 7.5 – 8. Untuk ceratnya adalah putih. Sedangkan belahannya adalah 1 arah. Lalu pecahannya termasuk conchoidal. Beryl memiliki bentuk kristalin. Sifat dalamnya adalah brittle. Kemagnetan beryl termasuk diamagnetik. Untuk ketembusan cahaya beryl dapat ditembus oleh cahaya karena transparan.

 

Limonit

Limonit memiliki kilap tanah dan berwarna coklat pudar. Kekerasan limonit masuk dalam skala 4-5.5 dan ceratnya berwarna kuning kecoklatan. Untuk belahan, belahan limonit tidak jelas dan pecahannya adalah conchoidal. Limonit berbentuk amorf dan memiliki sifat dalam dapat diiris. Kemagnetan pada limonit adalah diamagnetic dan tidak dapat ditembus oleh cahaya (opaque).

 

Kaolin

Kilap kaolin termasuk dalam kilap tanah dan kaolin berwarna putih atau bening. Kekerasan kaolin termasuk dalam skala 1.5-2 dan ceratnya berwarna putih. Belahan pada kaolin adalah belahan 1 arah dan pecahannya termasuk uneven. Kaolin berbentuk triklinik dan sifat dalamnya adalah rapuh. Kaloin bersifat diamagnetic . Kaolin dapat ditembus oleh cahaya.

 

Hematite

Kilap hematite termasuk kilap logam dan umumnya berwarna abu-abu perak. Untuk kekerasan hematite masuk dalam skala 5 – 6 ,lalu ceratnya adalah merah darah atau merah kecoklatan. Untuk hematite tidak mempunyai belahan dan untuk pecahan,hematite termasuk uneven. Hematite berbentuk trigonal dan sifat dalamnya adalah rapuh. Untuk kemagnetan hematite tergolong diamagnetik. Dan hematite tidak dapat ditembus cahaya (opaque).

 

Magnetite

Kilap magnetit termasuk dalam kilap logam dan magnetit berwarna hitam. Kekerasan magnetit masuk dalam skala 5.5 – 6.5 dan ceratnya berwarna hitam. Magnetit tidak memiliki belahan dan pecahannya adalah conchoidal. Magnetit berbentuk kristalin dan memiliki sifat dalam dapat ditempa. Kemagnetan pada magnetit adalah ferromagnetic dan tidak dapat ditembus cahaya (opaque).

 

Ilmenit

Ilmenit memiliki kilap logam,dan warna ilmenit adalah hitam. Kekerasan ilmenit masuk dalam skala 5 – 6 ,sedangkan ceratnya adalah hitam kecoklatan. Tidak terdapat belahan pada ilmenit. Pecahannya termasuk golongan conchoidal. Ilmenit memiliki bentuk amorf. Sifat dalamnya rapuh. Kemagnetan ilmenit termasuk diamagnetik. Untuk ketembusan cahaya ilmenit tidak dapat tembus cahaya (opaque).

 

Rutil

Kilap rutil termasuk kilap intan dan umumnya berwarna merah mengkilap. Kekerasan rutil masuk dalam skala 6 -6.5 dan ceratnya berwarna merah. Belahan rutil termasuk belahan 2 arah dan pecahannya adalah conchoidal. Rutil berbentuk kristalin dan memiliki sifat dalam brittle. Kemagnetannya adalah paramagnetic dan dapat ditembus oleh cahaya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s